Pengantar
Sebagai mana yang kita ketahui dalam perkembangan industry saat ini adanya kompetisi bisnis dunia global, mendorong perusahaan untuk memiliki dan menerapkan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) yang general adalah ISO 9001. Namun khusus dalam industri otomotif, telah dikembangkan secara spesifik sistem management mutu untuk industry otomotif yaitu ISO/TS 16949 dengan versi terbaru tahun 2009, yang berbasis pada Persyaratan ISO 9000 plus persyaratan khusus yang dikembangkan oleh IATF (International Automotive Task Force).
Berawal pada The Big Three (GM, Ford dan Chrysler) yang tidak puas dengan ISO 9000: 1994 requirement yang dianggap kurang tepat untuk industri otomotif mereka, The Big Three menambahkan berbagai persyaratan khusus yang dikenal dengan QS 9000 Requirement. Sejalan dengan terbitnya ISO 9000:2000, QS 9000:1998 tidak berlaku lagi karena acuannya telah berubah, sebagi gantinya IATF ( International Automotif Task Force) telah menyusun requirement tambah pada ISO 9000:2000 menjadi ISO/TS 16949:2002. Persyaratan tersebut telah diadopsi oleh hampir seluruh industri otomotif dunia terutama oleh anggota IATF yang terdiri dari asosiasi-asosiasi industri otomotif dunia yaitu IAOB (USA) termasuk di dalamnya DaimlerChrysler, Ford Motor Company, General Motors Corp., ANFIA (Italy), CCFA/FIEV (France), SMMT (UK), VDA-QMC (Germany) dan begitu juga di indonesia seluruh industri otomotif dan pemasoknya kini pun juga menerapkan ISO/TS 16949 sebagai dasar sistem manajemen mutu yang perusahaan.
Pelatihan ini dibuat bertujuan memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan core tools ISO/TS 16949 (SPC, MSA, FMEA, APQP dan Control Plan). Mempercepat pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep ISO TS 16949. Beberapa persyaratan ISO / TS 16949:2009 tambahan kunci termasuk kebutuhan untuk:
- Fokus pada keterlibatan manajemen puncak dan menghubungkan rencana bisnis untuk didefinisikan dengan jelas sasaran mutu yang terukur.
- Fokus pada manajemen Sumber Daya Manusia, termasuk proses untuk menentukan persyaratan kompetensi, menyediakan pelatihan, dan memverifikasi efektivitas tindakan yang diambil.
- Proses untuk memotivasi karyawan untuk mencapai sasaran mutu, mencapai perbaikan berkesinambungan, dan menciptakan lingkungan untuk mempromosikan inovasi.
Tujuan
Training ISO TS 16949 mempunyai tujuan adalah untuk membantu organisasi/perusahaan dalam meningkatkan produktifitas perusahaan melalui peningkatan mutu yang terus menerus. Selain itu juga beberapa manfaat yang akan didapat setelah mengikuti pelatihan ini yaitu:
- Peserta mengetahui dan memahami persyaratan-persyaratan ISO/TS 16949 dan bagaimana mengaplikasikan serta mengintegrasikan persyaratan-persyaratan tersebut dalam sistem manajemen yang sudah ada dalam perusahaan dan mampu memahami tools wajib dan metodologi control plan dalam ISO/TS 16949:2009
- Peserta mampu memahami konsep dasar dari ISO/TS 16949:2009.
- Peserta mampu memahami peranan top management dalam penerapan ISO/TS 16949:2009.
- Peserta mampu memahami langkah penerapan ISO/TS 16949:2009.
- Peserta mampu memahami tools wajib dan metodologi control plan dalam ISO/TS 16949:2009.
- Peserta mampu melaksanakan Internal Audit ISO/TS 16949:2009 untuk menilai keefetifan sistem yang sudah diterapkan
- Peserta mampu membawa perusahaan untuk mendapatkan sertifikasi ISO/TS 16949:2009
Materi
- Pemahaman penggunaan MSA
- Penilaian sistem pengukuran yang diterapkan
- Pengenalan dasar – dasar statistik
- Pengenalan control chart untuk data variabel dan attribute
- Mencari sumber variasi untuk menekan produk reject
- Analisa kemampuan proses, cp dan cpk
- Pengenalan FMEA
- Perencanaan dan penerapan FMEA
- Analisa kegagalan desain dan proses
- Pengenalan APQP
- Tahapan APQP
- Pembuatan APQP
- Pengenalan Control Plan
- Perencanaan dan pembuatan Control Plan
Peserta
Seluruh staff organisasi yang berkaitan dengan industri otomotif, Management Representative, Auditor Internal, Manajer dan Eksekutif yang terlibat dalam implementasi ISO/TS 16949:2009.
Metode
Pelatihan di kemas dengan baik sehingga di harapkan peserta pelatihan bisa mengikuti pelatihan dengan tetap fokus dan bersemangat, metode yang di gunakan antara lain penjelasan ceramah, teori, workshop, pembahasan studi kasus, permainan, video.
Durasi
- 2 hari ( efektif 14 jam) Mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB (Publik Training Tatap Muka)
- 2 hari ( efektif 12 jam) Mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB (Publik / In House Training Online)
Narasumber
DISI Training Center Consultan & Team
Investasi
Publik Training Tatap Muka
- Rp. 4.000.000; /peserta (Jakarta, Bekasi & Karawang)
- Rp. 4.250.000; /peserta (Bandung, Bogor & Yogyakarta)
- Daftar 3 peserta Cashback 200rb/peserta atau group.
- Lokasi Fleksibel By Request
Publik Training Online
- Rp. 2.900.000;/ peserta
- Rp. 2.500.000;/minimal 3 peserta atau group
- Daftar 2 peserta FREE 1 peserta (peserta ke-3)
In House Training
- Online Rp. 8.000.000; untuk maksimal 10 peserta
- Online Rp. 9.000.000; untuk maksimal 15 peserta
- Online Rp. 10.000.000; untuk maksimal 20 peserta
- Offline Rp. 12.000.000; untuk maksimal 10 peserta (belum termasuk Akomodasi jika luar JADEBEK)
- Offline Rp. 15.000.000; untuk maksimal 15 peserta (belum termasuk Akomodasi jika luar JADEBEK)
- Offline Rp. 18.000.000; untuk maksimal 20 peserta (belum termasuk Akomodasi jika luar JADEBEK)
Fasilitas
- Training Offline/Tatap Muka: Sertifikat, Modul (hard/soft copy), Training Kit (Tas Jinjing, Ball Point, Blocknote), Jacket, Lunch, 2x Coffee Break, Foto Bersama Seluruh Peserta, Flasdisk 16GB dan Konsultasi Lanjutan)
- Training Online Via Zoom: Soft copy Materi, Sertifikat, Recording/Rekaman Training dan Konsultasi Lanjutan.
Info dan Promo
- (021) 8912 7956
- 0812 8457 4848 ( Call & WA )
- Email: disi.training.center@gmail.com
Jadwal Offline/Online Training ISO/TS 16949:2009 Tahun 2026:
Januari
- Jakarta, 6-7 Januari 2026
- Bandung, 22-23 Januari 2026
Februari
- Jakarta, 10-11 Februari 2026
- Bandung, 26-27 Februari 2026
Maret
- Jakarta, 3-4 Maret 2026
- Bogor, 12-13 Maret 2026
April
- Jakarta, 7-8 April 2026
- Yogyakarta, 23-24 April 2026
Mei
- Jakarta, 7-8 Mei 2026
- Bandung, 25-26 Mei 2026
Juni
- Jakarta, 9-10 Juni 2026
- Bogor, 25-26 Juni 2026
Juli
- Jakarta, 9-10 Juli 2026
- Bandung, 21-22 Juli 2026
Agustus
- Jakarta, 6-7 Agustus 2026
- Yogyakarta, 18-19 Agustus 2026
September
- Jakarta, 1-2 September 2026
- Bandung, 24-25 September 2026
Oktober
- Jakarta, 6-7 Oktober 2026
- Bogor, 22-23 Oktober 2026
November
- Jakarta, 3-4 November 2026
- Yogyakarta, 26-27 November 2026
Desember
- Jakarta, 1-2 Desember 2026
- Bandung, 17-18 Desember 2026

