Penulis: Anwar Junaedi

Bapak Anwar sebagai Trainer (instruktur) Pelatihan di Bidang Pangan dan K3 Kemnaker RI. Bidang Pangan meliputi HACCP, GMP, ISO 22000, 55, Food Safety, Prinsip Hygiene & Sanitasi, Hygiene dan Sanitasi Makan. Bidang K3 : Ahli K3 Umum ISO : ISO 9001 & ISO 22000

Pengantar Training Process Safety Management (PSM) memberikan manfaat penting bagi industri berisiko tinggi dengan meningkatkan keselamatan kerja melalui identifikasi dan pengelolaan risiko, melindungi karyawan dari cedera, dan mengurangi kerugian finansial akibat insiden. PSM juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan yang ketat, meningkatkan efisiensi operasional, dan membangun reputasi positif perusahaan. Dengan demikian, PSM menjadi kunci untuk operasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Process Safety Management (PSM) atau Manajemen Keselamatan Proses (MKP) dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan atau industri kimia/ petro-chemical, minyak & gas bumi (migas) setelah beberapa kejadian fatal yang telah banyak menelan korban jiwa dan harta benda seperti kasus Flixborough (Juni 1974),…

Read More

Tingkatkan Kompetensi Ahli Gizi SPPG & Wujudkan Keamanan Pangan yang Terjamin 🔍 Solusi Terbaik untuk SPPG Anda Apakah dapur institusional Anda sudah memiliki sistem keamanan pangan yang memenuhi standar nasional?Pelatihan Implementasi HACCP untuk Ahli Gizi SPPG Program Makan Bergizi adalah solusi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan setiap penyelenggara program gizi menjalankan produksi pangan yang aman, higienis, dan sesuai regulasi. Selama 2 hari (16 JP), peserta akan mempelajari langkah-langkah implementasi HACCP mulai dari analisis bahaya, penentuan titik kendali kritis (CCP), hingga penyusunan dokumentasi yang sesuai dengan SNI CXC 1-1969, SNI 8475:2017, dan Keputusan Kepala BGN No. 52.2/2025. 💡…

Read More

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru yang mewajibkan setiap koki di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki sertifikat dari lembaga resmi. Kebijakan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersaji dengan aman dan berkualitas bagi para siswa di seluruh Indonesia. “Sertifikasi koki ini adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada anak-anak kita tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dari kontaminasi dan dipersiapkan dengan standar kebersihan tertinggi,” ujar Nanik S. Deyang, Wakil Kepala BGN, dalam sebuah pernyataan resmi (Sumber: BGN, 25 Oktober 2023). Kebijakan ini…

Read More

Audit Grading SPPG saat ini mengikuti regulasi dari Keputusan Kepala BGN No. 52.2 Tahun 2025. Semua ketentuan teknis yang membantu SPPG dalam regulasi ini bermaksud untuk membantu setiap dapur MBG bisa naik kelas. Dalam Grading yang telah ditentukan standar dan metodenya, semua panduannya telah digambarkan secara jelas. SPPG bisa melakukan Audit Internal bagi sistem manajemen keamanan pangan (HACCP) yang telah diterapkan di dalam operasional pengolahan pangan. Di dalam lampiran regulasi ini secara detail telah ditentukan standar kerja, unjuk kerja dan persyaratan teknis lainnya yang merupakan pra-syarat dan ketentuan-ketentuan hygiene dan sanitasi makanan. Dalam lampiran terdapat 2 ceklist: Daftar persyaratan untuk…

Read More

Disi Training Center, bekerja sama dengan Program Studi Keamanan Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Kami membuka kesempatan mengikuti Pelatihan HACCP Gratis sebagai bagian dari program CSR. Program ini sekaligus merupakan rangkaian penelitian internal Disi untuk mengukur efektivitas pelatihan HACCP di berbagai sektor industri. Program kolaboratif ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai penerapan HACCP yang tepat. Mulai dari identifikasi bahaya hingga pengendalian titik kritis. Selain mendapatkan pembelajaran berbasis standar akademis dan kebutuhan industri, peserta juga berkontribusi langsung dalam riset Disi–IPB. Pelatihan HACCP ini bertujuan mengevaluasi dan meningkatkan model pelatihan HACCP lintas sektoral di Indonesia. Segera bergabung dalam pelatihan ini—tingkatkan kapasitas…

Read More

Audit Grading SPPGMulai November sampai Desember 2025, seluruh SPPG MBG di seluruh Indonesia sedang mempersiapkan Audit Grading. Audit ini mengacu pada SK Nomer 52.2 Tahun 2025 tentang Pedoman Sertifikasi Keamanan Pangan (HACCP).Berikut ini paparan detailnya silahkan disimak: Audit Grading SPPG Berdasarkan SK Nomor 52.2 Tahun 2025: Pedoman Sertifikasi Keamanan Pangan pada SPPG Download

Read More

Penerapan Program Manajemen Risiko (PMR) di Sarana Produksi Pangan Olahan Gambar 1. Alur proses penetapan kewajiban PMR pada proses produksi pangan. Pendahuluan Peraturan Badan POM No. 10 Tahun 2023 mempertegas penerapan Program Manajemen Risiko (PMR) sebagai pendekatan berbasis risiko untuk memastikan keamanan dan mutu pangan olahan di Indonesia. PMR menempatkan tanggung jawab utama pada pelaku usaha untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan memverifikasi bahaya pangan sedini mungkin dalam rantai produksi (farm-to-fork). Ringkasan Konsep PMR PMR adalah sistem pengendalian keamanan pangan yang bersifat preventif dan berbasis bukti. Prinsip utamanya mencakup identifikasi bahaya (biologis, kimia, fisik), penilaian risiko, penetapan tindakan pengendalian kritis, verifikasi, dan…

Read More
ISO

Pengantar Training ISO 45001:2018 – ISO 45001 adalah standar internasional yang baru dikembangkan oleh ISO yang menjelaskan persyaratan untuk kesehatan dan keselamatan kerja. Standar ini berlaku untuk organisasi dari semua ukuran, yang bertujuan untuk mengelola & mencegah terjadinya kecelakaan, mencegah kesehatan yang buruk, dan bahkan mencegah kematian di tempat kerja. Selain itu, ISO 45001 bertujuan untuk membangun lingkungan kerja yang aman dan peningkatan kinerja kesehatan dan keselamatan kerja secara berkesinambungan. ISO 45001 akan menggantikan OHSAS 18001 dan akan menjadi standar berikutnya untuk kesehatan dan keselamatan kerja. ISO 45001 akan mengadopsi struktur tingkat tinggi sehingga akan lebih mudah terintegrasi dengan sistem manajemen…

Read More

Analisis Komparatif Sistem GMP: Kosmetika (CPKB) vs. Pangan (CPPOB) Pendahuluan Analisa ini menyajikan analisis mendalam mengenai perbandingan antara sistem Good Manufacturing Practices (GMP) yang diterapkan pada industri kosmetika dan industri pangan di Indonesia. Secara fundamental, GMP adalah pedoman universal yang bertujuan untuk menjamin produk diproduksi secara konsisten dan terkendali sesuai dengan standar kualitas yang ketat. Meskipun demikian, analisis ini menyimpulkan bahwa sistem GMP pada kosmetika, yang dikenal sebagai Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), dan pada pangan, yang disebut Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), tidaklah sama. Keduanya memiliki landasan filosofi, fokus risiko, dan persyaratan teknis yang berbeda secara…

Read More